Hari ini mati lampu lagi…. (23 Oktober 2008)

08 Desember 2008 at 12:35 pm Tinggalkan komentar

Hari ini mati lampu lagi. Masih siang, jam kerja masih lama, tapi tanpa listrik aku tidak bisa banyak bekerja. Administrasi di kantor kami sekarang makin sedikit menggunakan kertas, tapi tanpa listrik langsung lumpuh.

Duduk di ruang depan di lantai dua kantor, di dekat tangga depan ada sebuah ruang rapat dengan jendela menghadap ke jalan. Hujan gerimis turun, untung saja, kalau tidak ruangan ini akan sangat panas tanpa kipas angin. Beberapa penjual durian dan rambutan masih menunggu pembeli di sepanjang jalan di depan sana. Tiga ribu rupiah untuk satu durian atau sekantung rambutan.

Durian hutan katanya paling enak dan punya cita rasa kuat, tapi aku tidak doyan buah yang satu ini. Harganya makin turun dan panen kali ini sepertinya melimpah. Musim buah-buahan sudah tiba. Beberapa temanku senang membelinya, satu karung tiap hari. Beberapa orang membawanya di motor, di tempat pijakan kaki belakang itu mereka mengikatkannya.

Merasa beruntung karena baru beli Axio Pico, netbook ini ringkas dan cukup lengkap jadi mudah dibawa jalan-jalan berburu hotspot dibandingkan Toshiba reguler yang bisa membuat punggungku keram. Kecuali pointernya yang agak susah diatur dan sering loncatt-loncat klak-klik sendiri, performa mini notebook ini cukup memuaskan. Cocok buatku kecuali untuk urusan game dan multimedia, speakernya mono dan tidak ada optik-drive, main EE2 juga patah-patah.

Awan mendung menutup langit, di kejauhan sana Bukit Sulap berkabut. Kalau kabutnya tebal dia bisa menghilang, seperti juga perbukitan lain di arah Padang Ulak Tanding. Beberapa ekor anjing asyik bercanda berkejaran dibawah guyuran gerimis. Sejauh mata memandang hamparan pohon kopi, bukit yang pudar, juga awan mendung yang pekat. Kilatan-kilatan petir berkelip-kelip, suaranya membahana dan bergema. Benar-benar tenang.

Kantor makin sepi, beberapa pegawai memanfaatkan waktu seperti ini untuk tidur di meja kerja atau dibawahnya. Sebagian lagi berkumpul untuk berdiskusi atau sekedar bergosip. Beberapa siswi praktikum tersenyum padaku, mungkin ada yang salah denganku karena mereka mulai tertawa setelah melihatku. Suara hujan makin deras, angin bertiup kencang sampai jendela-jendela dan pintu kaca bergetar. Andai saja kantor ini roboh, mungkin aku bisa liburan. Hahahahaha…….

Entry filed under: Melamun. Tags: .

Ini atau Itu? Maksudnya? (2) Godaan Pandangan Pertama

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: