Ini atau itu? Maksudnya?

30 September 2008 at 12:58 am 4 komentar

Aku sering bingung dengan perasaan manusia-manusia yang disebut wanita itu. Rata-rata mereka begitu rumit, perlu pemahaman tentang kondisi mereka.

Kadang-kadang mereka bisa begitu manis menggoda, kadang (seringnya) bikin jengkel dan kesal. Mereka mengucapkan kalimat-kalimat yang harus kita perhatikan dengan cermat, berbicara cepat dan selalu berganti-ganti topik. Begitu kita menyerah dan mulai diam mereka suruh kita bicara, kalau kita bicara mereka menyela dan hampir tidak memberi kesempatan.

Keinginan mereka kadang sederhana, tapi susah dituruti karena buatku begitu (jujur saja) norak dan aneh. Sebaliknya mereka bilang aku aneh.

Kadang-kadang mereka bisa begitu gembira dan lucu, kadang-kadang (sebenarnya sering) mereka uring-uringan gak jelas.

Kadang-kadang mereka begitu enak diajak bicara karena menenangkan dan membesarkan hati, tapi lebih sering mereka tidak mengerti apa obrolan kita dan mengganti topik dengan hal-hal yang buatku konyol. Mood mereka bisa berubah drastis dalam hitungan detik.

Yah… (lagi-lagi aku menghela napas) perempuan… kalau kita sendirian tanpa satupun mereka rasanya sepi. Akan tetapi ada satu atau dua apalagi lebih dari tiga bisa membuat kita hampir gila. Ada kalanya mereka mengerubungi kita seolah kita idola, tapi seringnya mereka tidak peduli bagai kita ini patung di meja belajarnya. Sebenarnya mereka itu suka atau tidak sih? Mau atau tidak? Perasaan mereka berubah secepat kedipan mata. Membaca perasaan mereka seperti mencoba meramalkan kiamat.

Lagi-lagi keinginanku cepat menikah harus aku pikir baik-baik. Apakah salah satu dari mereka ada yang benar-benar cocok dan merasa cocok, ataukah mereka cuma sedang mempermainkan perasaanku saja aku belum mengerti.

Entry filed under: Melamun. Tags: .

Pulang ke Peradaban Lubuklinggau-Bengkulu

4 Komentar Add your own

  • 1. yee  |  06 Oktober 2008 pukul 5:48 pm

    sebegitu anehkah perempuan? daripada bingung tanya aja langsung.
    semoga cepat menikah ya, sabar yaaaa….

  • 2. ardini trisnawati  |  07 Oktober 2008 pukul 2:17 pm

    Duh Pak….jangan terlalu “merendah kan diri banget” gitu lah…coba keluarkan aura positif lah….disyukuri ajaa…

    Salam Kenal

  • 3. ardini trisnawati  |  07 Oktober 2008 pukul 2:20 pm

    duh………salah tempat……….

    comment yang diatas itu seharusnya ditaruh di bagian “siapa?” tapi berhubung komputer dan internet lagi error trus harus ngerefresh dan aku ga mriksa lagi malah nulisnya disini…sorrrii…

  • 4. ardini trisnawati  |  07 Oktober 2008 pukul 2:41 pm

    Kalo tentang tulisan yang diatas ini……..

    Perempuan dan laki² itu emang beda…karena itu lah ada sebuah buku yang judulnya “women from venus, man from mars” yang sebenarnya….aku juga blom baca…wakakakkakkkzz…

    cuma aku sebagai cewek terkadang suka sebel sama cowok kalo penyakit “cuek”nya lagi kambuh…cuek bukan dalam hal dandanan lho yaa…tapi dalam hal memperhatikan sekitarnya…atau ceweknya….duh!kalo kumat cueknya ga tau karena hobi, kerjaan atau apalah……………..lupa mulu ma cewenya…xixixiixi… cewek itu emang ga sesimple cowok (meskipun serinkali cewek ngerasa dirinya simple) tapi gampang aja kok…

    kalo cewek bilang dia ga mau kalo kamu tawarin dia seseuatu (yang kalo menurut kamu benernya dia mau) blom tentu dia ga mau. bisa aja dia mau tapi sungkan. kalo dia bawel…itu brarti dia sayang banget ma kamu…mangkannya jadi berisik…kalo dia diam padahal biasanya dia bawel…brarti dia lagi males banget ngobrol ma kamu ato ada seseorang yang membuatnya males…
    bingung ya??? heheheh…gpp…aku juga bingung ma cowo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: