Pulang ke Peradaban

29 September 2008 at 11:43 pm 1 komentar

Akhirnya hari ini aku jadi pulang juga. Setelah berhari-hari pesimis tak akan bakal bisa pulang kemarin siang aku pesan tiket juga. Dua pasang tiket pesawat pulang-pergi yang menghabiskan hampir sebulan penghasilanku termasuk tiket empat travel dari dan ke bandara. Berangkat pagi jam tujuh, perjalanan seharian dan baru sampai di rumah jam 11 malam lewat Surabaya.

Malang sudah banyak berubah sejak setahun kemarin. Rasanya banyak bangunan yang bermunculan, kota ini semakin padat.

Jalanan ramai, banyak toko masih buka sampai tengah malam ini, benar-benar hidup.

Sejenak aku melihat sekitar, udara dingin yang kering bercampur debu dan abu. Sepertinya sudah lama tak ada hujan. Warnet bertebaran di sepanjang jalan dengan jajaran sepeda motor para pemain game online.

Kerinduan masa lalu kembali menemaniku. Entah kemana teman-temanku dulu, mereka sudah pergi. Ada yang berhasil di perantauan, ada yang mungkin sudah mati tanpa kabar. Yah… kenangan bersama mereka memang sudah usang, tapi itu membuatku tersentuh. Saat itu kami begitu naif dan bersemangat.

Banyak alasan untuk pulang kemari, kerinduan ini yang terasa memberatkan. Aku hanya ingin melihat kalian dari jauh. Teman-teman satu sekolah yang mengenalku sebagai freak, teman-teman satu kelompok yang tidak terlalu mengenalku, juga teman-teman sepermainan yang dulu sering saling bercerita. Beberapa teman satu kelas dan beberapa junior yang pernah memberiku kenang-kenangan, beberapa hadiah kalian masih kusimpan meski banyak yang sudah habis dimakan rayap, maaf kalau aku tidak pandai menyimpannya. Semua itu membuatku merasa hidup, terimakasih.

Mohon maaf lahir dan batin, semoga apa yang pernah terjadi di antara kita membuat kita semua bersyukur.

Entry filed under: Melamun. Tags: .

Terimakasih… Ini atau itu? Maksudnya?

1 Komentar Add your own

  • 1. yee  |  06 Oktober 2008 pukul 5:50 pm

    MALANG AKU KANGEN BANGET. Tapi terakhir kesana kemarin aku semakin gak mengenalinya, penuh and rame banget ya. banyak ruko.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: