Jangan Katakan Rindu

12 Juli 2008 at 1:40 pm Tinggalkan komentar

Ada seorang teman yang sudah lama tidak berjumpa. Seorang teman yang dulu pernah sangat mengerti tentang diriku. Perpisahan yang kami alami semua adalah keputusanku sendiri. Setelah dia menikah sudah sewajarnya kalau aku tidak lagi terlalu akrab dengannya.

Beberapa hari yang lalu kami bertemu secara kebetulan. Aku merasa terkejut melihatnya begitu kusut dan tidak bersemangat. Wajahnya pucat dan kelihatan lelah. Mungkin dia sedang sakit… dia menyapaku dari jauh setengah berteriak sambil melambaikan tangannya, tapi kemudian berbalik dan pergi sebelum aku sempat bicara banyak.

Kemarin hari ulang tahunnya, sebuah SMS pendek aku kirimkan hanya empat kata. Ingin aku memberinya anting-anting yang pernah kami lihat di sebuah toko perhiasan, tapi sebaiknya tidak, dia hanya boleh menerimanya dari orang lain.

Baru saja sebuah nomor rahasia menghubungiku, suaranya memanggilku. Ya, itu suaranya. Lama sekali dia menelepon, banyak cerita yang dia ucapkan. Kata-katanya mengalir deras seperti angin badai… aku bahkan tidak mengerti. Aku cuma bergurau dan sesekali bertanya. Mungkin itu bisa menghiburnya.

Sekali lagi dia berjanji tidak akan pernah mengganti nomornya itu jadi aku tetap bisa menghubunginya. Memang dulu aku pernah merajuk gara-gara kebiasaannya mengganti nomor, tapi itu dahulu sekali. Aku hanya bisa diam, sekarang aku sudah merelakan semuanya.

Biarlah yang sudah terjadi ini berlalu sudah. Apakah dia mengerti ataukah masih mengejar bayangan masa lalu itu aku tidak tahu lagi. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi.

Entry filed under: Tentang mereka. Tags: .

foto cantik Gelisah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: