bunga kopi

06 Juni 2008 at 10:18 pm 2 komentar

pagi ini wangi bunga kopi semerbak di balik tembok kantorku. Kabut dari hujan semalam masih tipis tersisa di antara daun-daun yang hijau. Kuntum-kuntum bunga putih. Bulan sabit masih mengintip di langit, ingin rasanya berdiam lebih lama menikmati keindahan ini. Hutan dan kebun kopi, suara-suara serangga, dan keheningan. Suara napas temanku pun bisa terdengar jelas di seberang sana.

Entry filed under: Melamun. Tags: .

merasa hebat krisis

2 Komentar Add your own

  • 1. lamanday  |  23 Juli 2008 pukul 3:44 pm

    kantornya di mana, bisa berdekatan dengan kebun kopi?

  • 2. Martabak  |  23 Juli 2008 pukul 7:17 pm

    Dekat perbatasan Bengkulu, di sekitar sana banyak kebun kopi. Bunganya putih, aromanya wangi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: