waktu

10 Mei 2008 at 7:15 pm 5 komentar

Ada begitu banyak buku yang menarik untuk dibaca, ada begitu banyak permainan asik yang bisa kita mainkan, ada begitu banyak petualangan, ada begitu banyak hal yang ingin kita lakukan, tapi hanya ada sedikit waktu untuk semua itu. Ada beragam jenis masakan, berbagai tipe manusia, aneka pilihan hidup dan segala cerita di dalamnya. Hidup manusia hanya sebentar untuk menikmati dunia fana ini.

Hari ini rasanya aku baru saja bangun pagi ini, lalu memulai aktivitas seperti biasa. Baru aku sadar kalau langit semakin gelap, dan pelan-pelan malam semakin larut. Meskipun aku bertekad untuk tidak tidur tapi mata ini sudah lelah dan mengantuk. Sayang sekali tidak ada yang bisa menahan waktu untuk berhenti.

Ada banyak film yang sudah aku sewa dan kukopi ke hardisk, siang tadi aku menghapus semuanya. Tidak ada waktu luang lagi untuk berharap menontonnya. Mungkin lebih baik aku tidak memikirkannya lagi, jadi aku menghapusnya. Tumpukan buku yang sudah aku kumpulkan sudah memenuhi rak, dan kebanyakan berdebu, beberapa bahkan masih belum kubuka plastiknya. Begitu cepat semua berlalu, beberapa game yang aku beli pun sudah tidak menarik lagi, padahal belum aku mainkan samasekali. Pagi tadi aku bereskan mejaku, dan di laci aku lihat beberapa bungkus makanan dan minuman yang sudah kadaluarsa. Sayang sekali. Tumpukan dokumen di rak kantorku pun belum aku sentuh. Sudah beberapa tahun sejak aku bertekad merapikannya.

Mungkin memang benar kalau kita harus punya fokus. Di lautan yang luas kita bisa menyelami seluruh isinya hanya kalau punya hidup yang abadi. Dunia ini, bahkan bumi ini terlalu luas untuk kita kenali seluruhnya. Ada begitu banyak rahasia dan keindahan. Waktu berlalu dan manusia hanya melihat sedikit. Kalau mereka bertanya kenapa aku begitu keras kepala dan seperti tidak pernah merasa lelah sebenarnya aku hanya berharap tidak sedang menyia-nyiakan hidupku yang singkat….

Entry filed under: Melamun. Tags: .

menikmati waktu Perempuan dan cerita lama

5 Komentar Add your own

  • 1. yetty  |  11 Mei 2008 pukul 8:28 pm

    duuhh, jangan bikin gw nangis dunk. gw aja download games2 kecil lucu di internet sampe botak nunggunya, gak sabar maininnya, punyamu koq malah dihapus siiihhh…

  • 2. yetty  |  11 Mei 2008 pukul 8:30 pm

    Makanan kadaluarsa? Geez, nasi goreng bungkus bulan lalu?

  • 3. Martabak  |  13 Mei 2008 pukul 6:44 pm

    Waktu kuliah dulu gw juga suka main seharian. Berhari-hari di warnet mainan nexia, laghaim, gunbound, sampe xian. Akhirnya dapet penempatan di pedalaman Sumatera ini.
    Barusan tadi aku makan coklat rasanya aneh, ternyata udah berkutu… sial… udah abis separo baru sadar.😥

  • 4. indra1082  |  17 Mei 2008 pukul 8:54 am

    DUKUNG & DOAKAN TIM UBER INDONESIA

  • 5. diarypuan  |  18 Mei 2008 pukul 4:35 pm

    hahaha.. jadi inget pas makan roti tawar.. udah dikasih mentega, dikasih meses.. kok rasanya aneh..eh dibaliknya berjamur. waduh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: