Gagal…

07 April 2008 at 11:14 pm 4 komentar

Hari ini rasanya capek banget. Seperti biasa mesti berkutat dengan pekerjaan. Melelahkan, sangat melelahkan, terlebih lagi pekerjaan ini semakin membosankan.

Kemarin ada banyak pekerjaan yang mesti diselesaikan, aku selalu berharap bisa beristirahat setelah itu. Entah kenapa keinginan itu seperti umpan yang selalu ditarik dari pancing, menggiring ke umpan di depan yang selalu saja maju dan makin jauh. Moral dan tenaga ini rasanya makin lemah, semua asisten dan junior yang pernah mendampingi sudah mogok kerja. Tinggal sendirian menyeret beban yang tidak juga berkurang.

Tidak bisa tidak dikerjakan. Kalau ini sampai terlambat sedikit saja pasti kacau. Mereka berpikir pasti ada orang lain yang akan mengerjakannya. Tidak, kalau tidak dikerjakan sekarang maka akan menumpuk besok dan seterusnya, seperti sebelum-sebelumnya. Ini sebabnya kenapa instansi pemerintahan cenderung lambat dan kurang responsif. Ada banyak pegawai potensial yang bermalas-malasan, sekedar datang tanpa melakukan hal berguna, meski itu lebih baik daripada menimbulkan masalah. Lalu sebagaian kecil (kalau ada) bekerja menanggung beban yang luar biasa berat. Menyelesaikan semua pekerjaan yang jelas jadi tidak bisa tepat waktu. Lalu ketika masyarakat mulai mengeluh dan marah mereka bertemu dengan orang pertama yang sudah bekerja dengan sungguh-sungguh, sementara orang yang harusnya bertanggungjawab atas semua kekacauan itu cuma senyum-senyum di depan televisi atau dibalik koran.

Kecewa juga kalau sudah banyak capek lalu ada orang yang tanpa kita tau sebabnya marah dan bicara asal bunyi. Dalam kondisi lelah dan emosi tinggi tentu saja reaksi yang diharapkan jarang bisa ditunjukkan. Sebuah ledakan kemarahan bisa terjadi, dan kerusakan yang ditimbulkan bisa saja jadi bencana.

Akan tetapi biarlah semua terjadi, yang sudah ya sudahlah. Lain kali mungkin aku bisa lebih baik lagi. Malam ini sampai beberapa hari ke depan aku pingin istirahat tenang, melemaskan otot dan menenangkan syaraf. Mudah-mudahan kesempatan berikutnya aku bisa lebih baik.

Entry filed under: Kerjaan, Melamun. Tags: .

Monster? … masih sibuk…

4 Komentar Add your own

  • 1. yetty  |  08 April 2008 pukul 12:22 am

    Gimana kalo kantormu…kita bom? He..he

  • 2. Martabak  |  09 April 2008 pukul 9:22 pm

    … banyak yang akan berterimakasih… itulah yang sudah aku pikirkan sejak lama.

    Beruntung kemarin mati lampu seharian, trus hari ini modem utama rusak seharian. Jadi rencana santai sukses dengan berbagai kebetulan.

    Tadi pagi ada burung sriti masuk, terbang-terbang di ruanganku. Sorenya ada burung pipit juga masuk, terbang-terbang di ruanganku. Padahal ruanganku jauh dari luar, mesti lewat banyak lorong.

  • 3. Chandra  |  21 April 2008 pukul 7:58 pm

    mas..kalo boleh tau masnya ini orang mana?
    domisili di LLG ya?
    kebetulan saya orang LLG,
    tp udah lama gak pulang ke LLG.
    salam kenal aja..
    siapa tau bisa ngobrol lebih banyak,
    buat obat kangen sm LLG.

  • 4. Martabak  |  25 April 2008 pukul 10:44 pm

    Salam kenal juga. Kalo saya dari Malang, Jawa Timur. Kebetulan lagi dinas di Lubuklinggau. Gosipnya sih mau dimutasi ke Lahat. Hehehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: