Liburan ke hotel

11 Februari 2008 at 10:52 pm 2 komentar

Kalau dulu buatku menginap di hotel adalah hal yang amat mahal, dan aku masih ingat waktu mahasiswa sering kemana-mana nginep di masjid atau tidur di bangku panjang sampai di emperan stasiun seperti gembel pun bisa aku lakukan dengan penuh kesadaran.

Bukannya lagi banyak uang, tapi lebih karena banyak pikiran dan kurang kesadaran makanya belakangan ini aku berkali-kali melarikan diri dari rumah untuk tidur dan menikmati kasur hotel yang empuk, juga air hangat yang nikmat dari keran hotel.

Sebenernya sayang banget duitnya, tapi daripada gak sengaja jadi gila mendingan refreshing sedikit aja. Maklum kamarku yang biasa aku datangi tiap tengah malam selepas kerja rodi sedang kacau balau, berantakan dan penuh timbunan berbagai benda. Kebanyakan buku-buku yang bahkan belum aku buka plastiknya… pas liat judulnya jadi kepingin punya, tapi pas udah berhasil memilikinya jadi gak nafsu lagi…. Belum lagi cd-cd game dan program yang ternyata belum pernah aku sentuh. Tiap kali aku lihat mereka (lagi dan lagi) aku jadi makin stress… rasanya cepat sekali waktu ini berlalu, kapan lagi aku punya waktu melayani godaan mereka.

Hotel, tempat dimana aku bisa datang kapan saja (selagi buka dan ada kamar kosong), tidak ada kamar berantakan penuh tumpukan benda aneh, tidak ada suara tetangga yang mengomel seharian, tidak ada mati lampu karena ada genset, ada AC plus TV plus kamar mandi dalem lengkap dengan shower, bathub, wastafel, handuk bersih dan air hangatnya. Sejenak dan sementara… itu bagaikan surga. Satu hari dan satu malam cukup sebentar saja untuk menenangkan pikiran (lebih dari itu apalagi sampai sebulan bisa jadi penyesalan).

Entry filed under: Kerjaan. Tags: .

Menilai Watak Tambal-sulam….

2 Komentar Add your own

  • 1. yetty  |  12 Februari 2008 pukul 9:29 pm

    Wah, aq jg sempat memikirkan untuk menambah opsi “have fun pasca ujian”ku dgn menginap dihotel. Tapi blm terlaksana karena sayang duitnya. Gilaaa, 1 malam tidur seharga dengan 1 stel point one. Mending belanja2 aja. Kayaknya buang stres di hotelnya nunggu kaya dulu dehhhh..

  • 2. Martabak  |  20 Februari 2008 pukul 12:08 am

    Di hotel kadang-kadang aku melamun…”jangan-jangan gw udah gila beneran nih” Tapi paling enak kalo nginepnya bukan di dalam kota, kalo aku di sini kadang ke Curup (semacam Batu ato Puncak). Ada kolam air panas, ada danau, ada stroberi, ada kamar yang nyaman dan bersih…. ada tagihan…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Feeds

kata mereka…

Achmad suandana di Lubuklinggau
Abang Ojen di Lubuklinggau

%d blogger menyukai ini: